This is default featured post 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured post 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Tampilkan postingan dengan label Humor. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Humor. Tampilkan semua postingan

Selasa, 22 Maret 2011

Rekor Dunia Mengantri di Depan Toilet

Rekor Dunia Mengantri di Depan Toilet


Antrian terpanjang di dunia tercetak di Brussels, Belgia, Minggu 22 Maret 2009. Sebanyak 756 orang mengantri di depan sebuah toilet umum di ibukota Belgia tersebut.

Tentu saja, itu bukanlah satu-satunya toilet di Brussels. Mereka hanya melakukan aksi simbolis bertepatan dengan perayaan Hari Air se-Dunia, tujuannya untuk meningkatkan kesadaran warga dunia akan pentingnya mendapatkan air bersih.

Penyelenggara acara itu adalah badan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk urusan anak-anak (UNICEF). UNICEF memberikan manset bertulis nomor pada masing-masing peserta yang ikut mengantri. Selain itu, peserta juga mendapat kaos T-shirt yang menunjukkan bahwa mereka berpartisipasi dalam acara itu.

"Desain WC itu sama dengan design yang toilet kami gunakan di negara ketiga, WC kering, dan kami berhasil mencetak antrian terpanjang pagi ini," kata juru bicara UNICEF, Benoit Melebeck, seperti dikutip laman internet Expatica Belgium.

"Pihak Buku Rekor Guinness memberi tahu kami bahwa kami harus bisa mengumpulkan sedikitnya lima ratus orang agar dapat mencetak rekor antrian terpanjang," lanjut Melebeck.

Melebeck mengatakan, acara itu bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan air bersih. Pada akhirnya, dana yang disumbangkan akan digunakan untuk membuat pompa, sumber air bersih, dan mengadakan pendidikan tentang kebersihan toilet bagi anak-anak di negara dunia ketiga.

"Kita memiliki lima ribu anak-anak yang sekarat tiap hari karena kekurangan air bersih, sanitasi, dan pengetahuan tentang kebersihan. Itu berarti satu orang meninggal tiap dua puluh detik," terang Melebeck. Melebeck mengatakan, sebanyak 756 orang yang mengantri itu tidak benar-benar menggunakan toilet, tetapi hanya pura-pura.

Kentut Termahal Dihargai Rp. 930 Juta

Kentut Termahal Dihargai Rp. 930 Juta

Persoalan kentut memicu konflik dan berakhir dipengadilan dengan konpensasi
US$ 100.000 atau sekitar Rp. 930 juta!

Kedengarannya sesuatu hal yang konyol persoalan kentut bisa berakhir di pengadilan dan menimbulkan gugatan materi dgn jumlah yg cukup fantastis, tapi ini benar-benar terjadi di Swedia.

Menurut Göran Andervass, 44 , seorang teknisi komputer dia kedatangan seorang klien dikantornya dan klien-nya itu kentut diruangannya, kentut yang keras dan menimbulkan bau yang menjijikkan, demikian menurut koran lokal setempat Aftonbladet.





Andervass menuduh klien-nya itu memprovokasi dirinya dengan kentut dihadapannya dan dia marah terhadap klien-nya itu sehingga menimbulkan pertengkaran dan kegaduhan sehingga menarik perhatian orang seisi kantor, sampai akhirnya berita itu sampai ke telinga boss si klien yang juga merupakan direktur Bank National Swedia.

Andervass dan klien-nya dipanggil si boss di Bank National Swedia dan mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi, Andervass menuturkan apa yang terjadi tapi si klien tetap membantah keras kalau dia telah kentut dan menimbulkan bau yang tidak sedap dan sekali lagi pertengkaran hampir saja kembali terjadi kalo saja tidak ditengahi oleh direktur Bank National Swedia itu.
Akhirnya Andervass dipecat oleh kantornya atas pengaduan boss Bank National Swedia dengan alasan “persoalan pribadi”.

Tentu saja Andervass tidak terima dan balik menuntut Bank National Swedia ke pangadilan dengan gugatan ganti rugi inmateriil sebesar U$ 100,000 atau sekitar Rp. 930 juta! dan ternyata gugatan Andervass dikabulkan pengadilan sehingga Bank National Swedia diwajibkan membayar ganti rugi inmateriil sebesar Rp. 930 juta!

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More